Sabtu, 02 April 2016

Memahami Grid pada Boostrap Latihan 2

Grid adalah struktur dua dimensi yang terdiri dari sumbu horizontal dan vertikal, sehingga akan tersusun kolom dan baris.

Sistem Grid terdiri dari 3 komponen yaitu Container, Baris dan Kolom.

Contoh :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
  <head>
    <meta charset="utf-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
    <!-- The above 3 meta tags *must* come first in the head; any other head content must come *after* these tags -->
    <title>2.1. Kelas Kontainer</title>

    <!-- Bootstrap -->
    <link href="css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet">

    <!-- HTML5 shim and Respond.js for IE8 support of HTML5 elements and media queries -->
    <!-- WARNING: Respond.js doesn't work if you view the page via file:// -->
    <!--[if lt IE 9]>
      <script src="https://oss.maxcdn.com/html5shiv/3.7.2/html5shiv.min.js"></script>
      <script src="https://oss.maxcdn.com/respond/1.4.2/respond.min.js"></script>
    <![endif]-->
<style media="all">
.container{border: solid 1px #000;margin-top:20px;background:#eee;height:100px;} 
</style>
  </head>
  <body>
<div class="container">


</div>
    <!-- jQuery (necessary for Bootstrap's JavaScript plugins) -->
    <!--script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.11.2/jquery.min.js"></script-->
<script src="js/jquery.min.js"></script>
    <!-- Include all compiled plugins (below), or include individual files as needed -->
    <script src="js/bootstrap.min.js"></script>
  </body>
</html>
========================================================================menjelaskan script di atas berwarna hijau :

Deklarasikan dalam sytle media
berada di bawah  <![endif]-->

<style media="all">
.container{border: solid 1px #000;margin-top:20px;background:#eee;height:100px;}
</style>
atau
<style media="all">
.container-fluid{border: solid 1px #000;margin-top:20px;background:#eee;height:100px;}
</style>
dan di atas </head>

.Container maka lebar kontainer maksimum tergantung pada jenis alat (PC, Tablet, Notebook, Handphone dsb)


Script dibawah </Head> dibuatkan  sebagai berikut :

<div class="container"><!-- Posisi di tengah sesuai table yang di buat 


</div>
atau
<div class="container-fluid"><!-- posisi di sesuaikan lebar layar full


</div>




========================================================================
Contoh ke 2 :

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
  <head>
    <meta charset="utf-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
    <!-- The above 3 meta tags *must* come first in the head; any other head content must come *after* these tags -->
    <title>2.2. Kelas Kontainer-fluid</title>

    <!-- Bootstrap -->
    <link href="css/bootstrap.min.css" rel="stylesheet">

    <!-- HTML5 shim and Respond.js for IE8 support of HTML5 elements and media queries -->
    <!-- WARNING: Respond.js doesn't work if you view the page via file:// -->
    <!--[if lt IE 9]>
      <script src="https://oss.maxcdn.com/html5shiv/3.7.2/html5shiv.min.js"></script>
      <script src="https://oss.maxcdn.com/respond/1.4.2/respond.min.js"></script>
    <![endif]-->
<style media="all">
.container-fluid{border: solid 1px #000;margin-top:20px;background:#eee;height:100px;} 
</style>
  </head>
  <body>
<div class="container-fluid">


</div>
    <!-- jQuery (necessary for Bootstrap's JavaScript plugins) -->
    <!--script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.11.2/jquery.min.js"></script-->
<script src="js/jquery.min.js"></script>
    <!-- Include all compiled plugins (below), or include individual files as needed -->
    <script src="js/bootstrap.min.js"></script>
  </body>
</html>
========================================================================
isi pada container
{border: solid 1px #000;margin-top:20px;background:#eee;height:100px;}

Jumat, 01 April 2016

Pengenalan Boostrap 1

Code dalam Boostrap
yang paling mutlak

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
  <head>
    <meta charset="utf-8">
    <meta http-equiv="X-UA-Compatible" content="IE=edge">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1">
    <!-- The above 3 meta tags *must* come first in the head; any other head content must come *after* these tags -->
    <title>Template Dasar HTML5</title>

    <!-- HTML5 shim and Respond.js for IE8 support of HTML5 elements and media queries -->
    <!-- WARNING: Respond.js doesn't work if you view the page via file:// -->
    <!--[if lt IE 9]>
      <script src="https://oss.maxcdn.com/html5shiv/3.7.2/html5shiv.min.js"></script>
      <script src="https://oss.maxcdn.com/respond/1.4.2/respond.min.js"></script>
    <![endif]-->
  </head>
  <body>
  
    <h1>Hello, world!</h1>
  </body>
</html>

Kamis, 31 Maret 2016

Codeigniter Filename: core/Common.php

PHP keluar dengan versi 5.6 terbarunya, namun framework codeigniter versi 2.x mungkin akan muncul pesan error seperti dibawah ini.

 A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Only variable references should be returned by reference
Filename: core/Common.php
Line Number: 243 atau 257

Karena codeigniter versi 2.x berjalan di bawah PHP versi 5.5, untuk itu buka file Common.php sesuaikan line Errornya terdapat code seperti dibawah ini :

 return $_config[0] =& $config;

ubah menjadi

 $_config[0] =& $config;
return $_config[0]; 

Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Categories: 

Sabtu, 19 Maret 2016

Cara Tercepat Biseksi dan Regulafalsi Algoritma

Berikut adalah soalnya
Tentukan akar persamaan F(x)=ex – x di dalam (0,1) dengan metode regulafansi dan biseksi sampai interasi ke – 5 dimana e=2,718

Selasa, 08 Maret 2016

System Basis Data Lanjutan

Fragmentasi Data Dalam Database Terdistribusi

Fragmentasi merupakan sebuah proses pembagian atau pemetaan dari tabel-tabel berdasarkan kolom-kolom dan baris-baris data menjadi unit data terkecil.

Fragmentasi Data merupakan sebuah proses pembagian atau pemetaan database  dimana database dipecah-pecah berdasarkan kolom dan baris yang kemudian disimpan didalam site atau unit komputer yang berbeda dalam suatu jaringan data, sehingga memungkinkan untuk pengambilan keputusan terhadap data yang telah terbagi. Data yang telah dipecah-pecah masih memungkinkan untuk digabungkan lagi dengan maksud untuk kelengkapan pendataan.

Dalam melakukan fragmentasi data harus memenuhi beberapa kondisi agar proses fragmen tersebut benar, diantaranya:
  1. Completeness, sebuah unit data yang masih dalam bagian dari relasi utama, maka data harus berada dalam satu fragmen. Ketika ada relasi, pembagian datanya harus menjadi satu kesatuan dengan relasinya.
  2. Reconstruction, sebuah relasi asli dapat dibuat kembali atau digabungkan kembali dari sebuah fragmen. Ketika telah dipecah-pecah, data masih memungkinkan untuk digabungkan kembali dengan tidak mengubah struktur data.
  3. Disjointness, data didalam fragmen tidak boleh diikutkan dalam fragmen lain agar tidak terjadi redundancy data, kecuali untuk atribut primary key dalam fragmentasi vertikal.

Adapun aturan untuk pelaksanaan fragmentasi:

  1. Fragmen dibentuk dari predikat yang telah dipilih dan diasosiasikan dengan transaksi yang terdapat dalam database. Predikat secara spesifik mencantumkan nilai atribut yang digunakan dalam format conjuctive (AND) dan disjunctive (OR) yang digunakan untuk memilih command, dan kolom (record) yang berisi nilai yang sama dengan format fragment.
  2. Fragment harus terpisah dan gabungan dari fragment-fragment tersebut harus terdiri atas keseluruhan fragment. Fragment yang mendahului akan menjadi lebih sulit untuk dianalisis dan diimplementasikan.
  3. Fragment yang terbesar adalah keseluruhan tabel, fragment terkecil merupakan sebuah record. Fragment harus didesain sedemikian rupa untuk memelihara keseimbangan diantara perbedaan ini.


Jenis Fragmentasi Data:

Fragmentasi data dapat diselesaikan melalui beberapa cara, antara lain fragmentasi horizontal, fragmentasi vertikal, dan fragmentasi campuran (mixed atau hybrid):

  1. Fragmentasi Horizontal terdiri dari tuple dari fragment global yang kemudian dipecah-pecah atau disekat menjadi beberapa sub-sets. Penyekatan tipe ini sangat berguna didalam database terdistribusi, dimana setiap sub-setsdapat berisi data yang memiliki properti secara umum. Fragmentasi horizontal didefinisikan menurut sebuah kondisi atau predikat yang menyatakan bahwa tuple yang ada telah mencukupi. 
  2. Fragmentasi Vertikal akan membagi lagi atribut-atribut dari fragment global yang tersedia menjadi beberapa grup. Bentuk yang paling simple dari fragmentasi vertical adalah dekomposisi, dimana sebuah row-id yang unik dapat disertakan dalam setiap fragment untuk menjamin dan memungkinkan terjadinya proses rekonstruksi melalui sebuah operasi join. Dengan kata lain bahwa fragmentasi jenis ini akan membagi sebuah data menjadi beberapa tabel yang atributnya saling terkait.
  3. Fragmentasi Mixed/Hybrid
    Berikut gambaran dari fragmentasi hybrid.

    Relasi A seperti yang digambarkan diatas telah mengalami tiga tingkatan frakmentasi (bukan lima) – dua kali fragmentasi horizontal dan satu kali fragmentasi vertical. Fragmentasi horizontal pertama membagi relasi menjadi dua bagian yaitu H1 dan H2. kemudian fragmentasi kedua adalah fragmentasi vertical terhadap fragment horizontal H2, yang membagi fragment horizontal H2 menjadi dua bagian secara vertical yang kemudian disebut H2V1 dan H2V2. dan kemudian fragmentasi terakhir yang dilakukan adalah fragmentasi horizontal terhadap fragment vertical pertama yaitu H2V1.
    1. Pada kenyataannya banyak aplikasi/query yang membutuhkan fragmentasi yang lebih kompleks daripada hanya menggunakan fragmentasi vertical atau fragmentasi horizontal saja.
    2. Teknik penggunaan tipe fragmentasi ini adalah dengan mengaplikasikan teknik fragmentasi horizontal terlebih dahulu yang kemudian diikuti dengan teknik fragmentasi vertical kepada satu atau lebih fragment horizontal yang telah dibentuk sebelumnya.
    3. Teknik fragmentasi mixed merupakan sebuah proses yang menggabungkan teknik fragmentasi horizontal dan vertical.

    Sehingga dapat disimpulkan bahwa Fragmentasi hybrid atau mixed merupakan penggabungan dari penggunaan kedua proses fragmentasi data yang telah dijelaskan diatas (fragmentasi horizontal dan vertikal).

Senin, 17 November 2014

MEMBANGUN LOGO

Logo dan Brand (merek) adalah suatu unsur yang sangat berpengaruh dalam sebuah perusahaan. Keduanya berfungsi sebagai identitas yang mereprentasikan citra sebuah perusahaan dimata konsumen. Kali ini di Desain studio, kita akan membahas mengenai pengertian dan perbedaan dari keduanya. Pembaca juga bisa sharing untuk memberikan kontribusi dan masukan positif guna menambah pengetahuan kita bersama dalam memahami logo dan brand serta aplikasinya pada sebuah perusahaan

Selasa, 10 April 2012

Daftar & Alamat Perusahaan Migas Di Indonesia

Perusahaan Migas Asing/KPS (Kontraktor Production Sharing
1. Internasional Amerada Hess (Indonesia-Pangkah) Ltd
2. APEX (Bengara II) Ltd 
3. BG International Limited 
4. ConocoPhillips 
5. Energy Equity Epic 
6. INPEX Corporation
7. Kalrez Petroleum Seram Ltd 
8. Kodeco Energy Co, Ltd
9. Korea National Oil Corporation (KNOC)  
10. KUFPEC (Indonesia) Ltd 
11. Sinopec International Petroleum 
12. Star Energy (Kakap) Ltd
13. Talisman Asia Ltd
14. Titan Resources (Natuna) Indonesia Ltd Zodan N.V.
15. Zudavi N.V.
16. Permintracer Petroleum Ltd
17. Petrochina International 
18. Petronas Carigali Berhad Ltd 
19. Petronas Carigali Rims - Joc Ltd 
20. Petronas Carigali Tanjung Jabung Ltd 
21. Petroselat Ltd
22. Premier Oil Natuna Sea, BV
23. Santos Limited 
24. Lundin B.V
25. Matrix Oil (Asahan) Pty Ltd
26. Indo-Pacific Resources (Java) Ltd  

Anak Perusahaan KPS:
1. BP Indonesia, anak perusahaan dari BP
2. Chevron Pacific Indonesia, anak perusahaan dari Chevron Corporation 
3. Chevron Indonesia d/h Unocal Indonesia, anak perusahaan dari Chevron Corporation 
4. CNOOC Southeast Sumatra Ltd, anak perusahaan dari CNOOC 
5. ConocoPhillips Indonesia Inc.Ltd, anak perusahaan dari ConocoPhillips 
6. ENI Indonesia Ltd, anak perusahaan dari Eni 
7. ExxonMobil Oil Indonesia, Inc, anak perusahaan dari ExxonMobil 
8. IMR-Petronusa Bumibakti
9. Kondur Petroleum S.A.
10. Lapindo Brantas Inc
11. Medco E&P Indonesia 
12. Sele Raya Merangin Dua
13. Shell Companies in Indonesia, anak perusahaan dari Shell
14. Total E&P Indonesie, anak perusahaan dari Total S.A. 
15. VICO Indonesia, anak perusahaan dari BP 

BUMN 
1. Pertamina

Badan Operasi Bersama
1. Badan Operasi Bersama (BOB) PT. Bumi Siak Pusako - Pertamina Hulu
2. JOB Pertamina - Medco Madura Pty Ltd
3. JOB Pertamina - Medco Simenggaris Pty Ltd
4. JOB Pertamina - Mobil Langsa Inc
5. JOB Pertamina - CONOCOPHLLIPS (Sakakemang) Ltd
6. JOB Pertamina - Costa International GROUP Ltd
7. JOB Pertamina - Golden Spike South Sumatra Ltd
8. JOB Pertamina - Irian Jaya Gas & Oil Co. Inc
9. JOB Pertamina - Lasmo (Malagot) Ltd
10. JOB Pertamina - Medco Tomoti Sulawesi Ltd
11. JOB Pertamina - Petrochina Salawati
12. JOB Pertamina - Petrochina Tuban
13. JOB Pertamina - Talisman
14. JOB Pertamina - Y P F Jambi Merang
15. JOB Pertamina - Golden Spike Indonesia Ltd